News
05 Februari 2026
Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, banjir, dan kualitas lingkungan perkotaan yang kian menurun, konsep hunian tidak lagi cukup hanya menawarkan kenyamanan dan lokasi strategis. Kini, masyarakat mulai mencari tempat tinggal yang juga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan generasi mendatang. Inilah yang mendorong lahirnya konsep sustainability township, sebuah pendekatan pembangunan kawasan yang memadukan keseimbangan antara manusia, alam, dan teknologi.
Menjawab kebutuhan tersebut, The Forestine kembali menegaskan posisinya sebagai kawasan hunian masa depan melalui seminar bertema “Sustainability Township Development Toward Green Forestry and Renewable Energy” yang digelar di Treehouse club pada 2 Februari 2026. Acara ini menjadi wadah edukasi sekaligus diskusi terbuka mengenai pentingnya pembangunan kawasan hijau yang terintegrasi dengan konsep green forestry dan energi terbarukan sebagai solusi nyata di tengah krisis lingkungan yang semakin terasa.
Materi seminar disampaikan oleh Ilham Wahyudi (earthouse), yang membahas bagaimana kawasan hunian dapat dirancang secara lebih bertanggung jawab, tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berfungsi sebagai ekosistem yang mendukung keberlanjutan lingkungan, efisiensi energi, serta kualitas hidup penghuninya. Melalui seminar ini, The Forestine menunjukkan bahwa hunian modern tidak harus bertentangan dengan alam, justru dapat tumbuh selaras dengannya.
Dalam paparannya, Ilham Wahyudi menjelaskan bahwa kondisi lingkungan saat ini berada pada titik yang mengkhawatirkan. Pemerintah mulai mengambil tindakan tegas terhadap pengembang yang mengabaikan aspek lingkungan, terutama terkait penebangan pohon dan alih fungsi lahan yang memicu banjir dan kerusakan ekosistem.
Situasi tersebut menjadi alasan kuat mengapa pembangunan kawasan hunian harus beralih ke pendekatan green neighborhood dan green forestry, bukan lagi sekadar tren, tetapi sebagai kebutuhan mendasar.
Konsep sustainability township yang diangkat dalam seminar ini mengedepankan integrasi antara:
Tujuannya adalah menciptakan kawasan yang tidak hanya layak huni hari ini, tetapi juga tetap sehat dan produktif untuk generasi mendatang.
Pendekatan ini berfokus pada pelestarian alam melalui konservasi biodiversitas, desain biophilic, infrastruktur hijau, serta pemulihan fungsi lahan.
Kawasan dirancang ramah bagi manusia, dengan lingkungan yang mendukung kesehatan, interaksi sosial, serta akses mudah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pembangunan harus tetap memperhatikan kepatuhan hukum, transparansi, dan tanggung jawab jangka panjang dengan prinsip Triple Bottom Line.
Konsep keberlanjutan yang dibahas dalam seminar ini tidak berhenti pada tataran teori. Salah satu standar yang dijadikan acuan adalah GREENSHIP Neighborhood Certification, sistem penilaian kawasan hijau di Indonesia yang menilai keberlanjutan sebuah kawasan dari tahap perencanaan hingga kawasan terbangun.
GREENSHIP menilai berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan lahan dan ekologi, konektivitas kawasan, manajemen air, efisiensi energi bangunan, hingga kesejahteraan komunitas. Sertifikasi ini dirancang untuk memastikan bahwa sebuah kawasan tidak hanya ramah lingkungan di atas kertas, tetapi juga berfungsi nyata dalam jangka panjang.
Inilah standar yang sejalan dengan visi pengembangan The Forestine sebagai kawasan hunian berkonsep forest living di Jakarta Barat.
The Forestine membuktikan bahwa hunian modern dapat hadir tanpa mengorbankan alam. Melalui penerapan green forestry dan teknologi energi terbarukan, kawasan ini dirancang untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik, sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
Seminar ini menjadi pengingat bahwa masa depan hunian bukan lagi tentang bangunan semata, tetapi tentang bagaimana kita hidup berdampingan dengan alam. The Forestine hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut—menghadirkan kawasan hijau yang dirancang secara bertanggung jawab, nyaman, dan berkelanjutan.
Jadilah bagian dari perubahan.
Segera kunjungi marketing gallery The Forestine, rasakan langsung suasana forest living, dan wujudkan hunian yang tidak hanya Anda tinggali hari ini, tetapi juga Anda banggakan di masa depan.
Bagikan